Cara Produksi Tahu: Bisnis Modal Kecil Dan Tahan Banting. Kamu wajar sering belajar buat mendapatkan banyak pengetahuan. Disini mau berbagi kepada kalian yang suka bersama keterangan terkini, semoga bisa menjadikan kamu mendapatkan pilihan utama intern membaca share terbaru.. .

A. Potensi Pasar Produk Tahu
Tahu betul yang dibuat makanan berbahan baku kedelai yng telah dikenal sejak lama di Indonesia. Berbeda yang dengannya tempe yng betul makanan murni Indonesia, tahu betul yang dibuat makanan asal China. Sebagaimana yang dibuat tempe, tahu pun kagak kecil digemari oleh warga Indonesia lantaran punya cita rasa yng sejuk, bergizi tinggi serta harganya pun terjangkau. Di Indonesia, tahu telah selaku makanan yng Amat familier dikonsumsi oleh masyaratkat kelas bawah maupun kelas pada. Tahu telah selaku masakan yng Amat familier kagak kecil dijumpai di warung-warung sekelas warteg sampai-sampai restoran papan pada. Selain menjdai menu masakan lauk pauk, tahu sudah diolah selaku banyak sekali aneka yang dibuat makanan khas semisal; tahu bakso, siomay, tahu goreng, tahu gejrot, gado-gado serta aneka camilan semisal keripik tahu serta lain-lain. Hal ini menunjukkan bahwasanya tahu punya pangsa pasar yng luas. Tahu betul yang dibuat makanan yng gampang rusak lantaran punya kadar minuman serta protein tinggi betul media tumbuh yng potensial jatah mikroorganisme pembusuk. Produk tahu punya umur simpen yng singkat 2-3 hari, hal ini selaku faktor kendala jatah atau bisa juga dikatakan buat mencapai pasar yng makin luas. Biasanya para pengrajin tahu berproduksi intern skala home industri yang dengannya ukuran produksi sesuai kemampuan memasarkan hasil produksinya. Bagi atau bisa juga dikatakan buat menaikan daya tahan tahu, biasanya para pengrajin tahu mencampurkan bahan pengawet. Akan tetapi, jatah atau bisa juga dikatakan buat mengawetkan tahu sebaiknya di lakukan yang dengannya bahan-bahan yng hening tak memicu penyakit ataupun kematian terhadap pecinta yang dibuat otomotif. Penggunaan bahan-bahan rawan semisal formalin Perlu dihindari. Tahu yng sudah direndam yang dengannya formalin teksturnya selaku kompak serta keras serta kadar airnya makin kagak banyak. Tahu yng punya kualitas baik merupakan punya warna cerah serta bersih, tak keras, tak berbau, mempergunakan pewarna alami semisal kunyit. Pengawetan tahu yng hening serta murah bisa di lakukan yang dengannya mempergunakan bahan kalium sorbat. Tahu yng direndam intern larutan minuman mendidih yng dicampur kalium sorbat 0,3%, punya umur simpen seminggu intern suhu kamar. Cara lain yng biasanya dipakai oleh para pengrajin tahu merupakan yang dengannya merendam intern larutan kunyit yng sudah disaring serta ditambahkan minuman jeruk nipis yng dipanaskan sampai-sampai mendidih. Cara ini bisa mengawetkan tahu selama 3 hari. Industri tahu biasanya betul industri skala rumahan yang dengannya jumlah tenaga kerja kagak banyak kagak makin makin 2-6 orang serta investasi yng diharapkan tak terlalu besar. Teknologi proses pada industri tahu simpel serta gampang dipelajari menjadikan industri tahu bisa dijalankan oleh siapa saja. Industri tahu pun tak memerlukan tempat produksi yng luas serta bisa dijalankan di area perkampungan maupun perkotaan asalkan limbahnya bisa tertangani yang dengannya baik serta tak mengganggu lingkungan. Industri tahu menghasilkan limbah ampas tahu serta limbah cair tak rawan, mau tetapi andai pengelolaannya tak baik dibuang begitu saja ke lingkungan bisa mengganggu kenyamanan lingkungan.
B. Teknik Produksi
Proses produksi tahu relatif gampang serta simpel atau tak butuh investasi yng tinggi. Secara umum proses produksi tahu hampir percis, cuma saja ada yng mempergunakan bahan kimia jatah atau bisa juga dikatakan buat penggumpal serta ada yng alami. Prinsip dasar pembuatan tahu merupakan; sortasi, perendaman, penggilingan serta pengenceran, perebusan, penyaringan, penggumpalan, pencetakan, pengirisan, pengemasan. a. Bahan 1) Kedelai 50 kg per hari 2) Air b. Alat 1) Ember besar 2) Tampah (nyiru) 3) Kain Saring 4) Kayu pengaduk 5) Cetakan Terbuat dari papan kayu 6) Keranjang 7) Tungku perebusan dari semen yng dilapisi stainless 8). Mesin gilingan
Sesudah perlengkapan serta bahan disiapkan, maka proses produksi bisa di lakukan. Langkah-langkah proses produksi tahu merupakan menjdai berikut: 1. Penyortiran Penyortiran kedelai di lakukan jatah atau bisa juga dikatakan buat menghilangkan kotoran-kotoran semisal batuan-batuan kecil, daun-daun ataupun batang tanaman yng terbawa pada kedelai, ataupun kedelai yng cacat, menjadikan cuma kedelai yng punya kualitas kagak jelek alias bagus saja yng dipakai jatah atau bisa juga dikatakan buat proses pembuatan tahu. 2. Perendaman Sesudah didapatkan kedelai disortasi, lantas direndam yang dengannya mempergunakan minuman bersih selama kagak makin makin 8 jam. Pada era perendaman hindaran di kenai oleh bahan kimia semisal sabun, minuman yng menyimpan kandungan kaporit, di kenai garam, ataupun minyak. 3. Pencucian Sesudah direndam, kedelai yng telah mengembang serta lunak lantas dicuci bersih yang dengannya mempergunakan minuman sumur, sebaiknya dicuci pada minuman yng mengalir agar lendirnya terbawa menjadikan kedelai makin bersih. Pencucian bertujuan jatah atau bisa juga dikatakan buat menghilangkan lendir serta sifat asam. 4.Penggilingan. Kedelai yng sudah dicuci lantas digiling yang dengannya mempergunakan engine serta sambil ditambahkan minuman kagak banyak demi kagak banyak sampai-sampai diperoleh bubur kedelai yng berwarna putih. Bubur kedelai ini siap jatah atau bisa juga dikatakan buat direbus. Yang dengannya mempergunakan ember, bubur kedelai yang telah di sebutkan dituangkan ke intern bak perebusan. 5. Perebusan Perebusan di lakukan yang dengannya mempergunakan bak terbuat dari semen yng di dalamnya dilapisi bahan stainless yang dengannya diameter 1 m serta tinggi kagak makin makin 1,2 m. Bak perebusan mempergunakan bensin atau pertamax kayu, sekam, ataupun sisa-sisa gergajian. Penggunakan bensin atau pertamax yang telah di sebutkan makin efesien serta makin cepat dibandingkan yang dengannya mempergunakan gas. Perebusan di lakukan selama kagak makin makin 1 jam, selama perebusan lakukan pengadukan terus menerus. 6. Penyaringan Sesudah mendidih, larutan bubur kedelai yang telah di sebutkan disaring yang dengannya mempergunakan kain kasa yng Amat halus, hasil endapannya ditampung intern sebuah bak semen yng bagian dalamnya dilapisi bahan stainless. Lakukan pemerasan ataupun pengepresan menjadikan sari kedelai bisa terpisahkan yang dengannya optimal, lantas pisahkan ampasnya. Sari kedelai yng sudah tertampung lantas tambahkan minuman, larutkan 3 ml asam cuka jatah atau bisa juga dikatakan buat 1 liter sari kedelai, kagak banyak demi kagak banyak sambil diaduk perlahan-lahan. Asam cuka kadar 70 -90% berfungsi membantu intern penggumpalan sari kedelai. 7. Pencetakan Sesudah sari kedelai mengalami pengendapan serta menggumpal, langkah selanjutnya merupakan melakukan pencetakan. Pencetakan bisa di lakukan yang dengannya mempergunakan cetakan yng terbuat dari kayu berukuran luasnya 40 x 40 cm2 tingginya kagak makin makin 10 cm semisal pada gambar di bawah ini, pada tiap sisi cetakan dibuat lubang jatah atau bisa juga dikatakan buat pengeluaran minuman. Siapkan papan cetakan kosong serta bagian pada dilapisi kain halus serta tipis. Lantas, sari kedelai dituangkan ke cetakan yng telah dilapisi kain tipis yang telah di sebutkan, susun cetakan 2-5 unit, lantas bagian pada nya ditutup yang dengannya papan kayu, cetakan paling pada di kasih pemberat yang dengannya mempergunakan ember yng diisi minuman. 8. Pemotongan Sesudah sari kedelai dipres kagak makin makin 15 menit, menjadikan kadar airnya rendah maka diperoleh tahu intern bentuk lembaran sesuai yang dengannya ukuran cetakannya. Tahu yng masih intern lembaran yang telah di sebutkan pindahkan bersama papan cetakannya serta susun yang dengannya rapi intern ruang pemotongan. Pemotongan Perlu di lakukan segera, menjadikan tahu tak selaku lembek serta basi. Tahu yng masih lembaran, berwarna putih yang telah di sebutkan dipotong-potong yang dengannya mempergunakan pisau stainlees yng tajam. 9. Pengukusan Tahu Tahu yng sudah dipotong-potong lantas dikukus yang dengannya mempergunakan panci. Andai kita menghendaki tahu berwarna kuning, maka bisa di lakukan perebusan tahu yng telah dipotong-potong yang dengannya menambahkan bahan kunyit yng ditumbuk. Tahu yang telah di sebutkan mau berwarna kuning serta punya cita rasa khas makin sejuk. Selain itu, tahu potongan yng masih mentah yang telah di sebutkan pun bisa digoreng yang dengannya ditambahkan bumbu, lantas direndam intern minuman. 10. Pengemasan Tahu yng sudah dikukus kagak makin makin 15-20 menit lantas dikemas yang dengannya mempergunakan plastik yng ditambah minuman agar tahu bisa bertahan kagak makin makin 3-4 hari. Andai kita ingin memasarkan yang dibuat tahu ke supermarket yang dengannya segmen pasar menengah ke pada, maka yang dibuat kita Perlu punya tampilan yng memungut selain cita rasanya enak.
C. Analisis Ekonomi Analisis ekonomi industri tahu pada buku ini mempergunakan asumsi skala keluarga yang dengannya ukuran produksi 50 Kg per hari. Harga bahan baku kedelai yng dipakai Rp.6.000 per Kg. Jumlah tenaga kerja 4 orang. Pemasaran telah berjalan yang dengannya harga jual Rp.5000 per Kg tahu. 1). Perhitungan Biaya Produksi Per Tahun a. Biaya Tetap (Fixed Cost)
b. Biaya Tak Tetap (Variable Cost)
Total Biaya Produksi per thn = Biaya Tetap + Biaya Tak Tetap = Rp.141.545.000
2). Perhitungan Rugi Laba Per Tahun
4). Perhitungan Batas Rugi / BEP intern quantity yang dibuat = 16.372 Kg per tahun = 1.364 Kg per bulan = 545,6 Kg bahan baku per bulan = 21 Kg bahan baku per hari
5). Gross Benefit Cost Ratio = BenefitCost = 1,38
D. Kesimpulan Dari hasil analisis yang telah di sebutkan di pada didapatkan berita diantaranya B/C = 1,38 menunjukkan bahwasanya B/C > 1, menjadikan bisa disimpulkan industri tahu layak jatah atau bisa juga dikatakan buat dijalankan.
Sumber : http://www.agrotekno.net/2012/09/industri-tahu-bisnis-modal-kecil-atau.html Sponsored Links loading... Loading... .
Source Articles & Image : petanitop.blogspot.com
A. Potensi Pasar Produk Tahu
Tahu betul yang dibuat makanan berbahan baku kedelai yng telah dikenal sejak lama di Indonesia. Berbeda yang dengannya tempe yng betul makanan murni Indonesia, tahu betul yang dibuat makanan asal China. Sebagaimana yang dibuat tempe, tahu pun kagak kecil digemari oleh warga Indonesia lantaran punya cita rasa yng sejuk, bergizi tinggi serta harganya pun terjangkau. Di Indonesia, tahu telah selaku makanan yng Amat familier dikonsumsi oleh masyaratkat kelas bawah maupun kelas pada. Tahu telah selaku masakan yng Amat familier kagak kecil dijumpai di warung-warung sekelas warteg sampai-sampai restoran papan pada. Selain menjdai menu masakan lauk pauk, tahu sudah diolah selaku banyak sekali aneka yang dibuat makanan khas semisal; tahu bakso, siomay, tahu goreng, tahu gejrot, gado-gado serta aneka camilan semisal keripik tahu serta lain-lain. Hal ini menunjukkan bahwasanya tahu punya pangsa pasar yng luas. Tahu betul yang dibuat makanan yng gampang rusak lantaran punya kadar minuman serta protein tinggi betul media tumbuh yng potensial jatah mikroorganisme pembusuk. Produk tahu punya umur simpen yng singkat 2-3 hari, hal ini selaku faktor kendala jatah atau bisa juga dikatakan buat mencapai pasar yng makin luas. Biasanya para pengrajin tahu berproduksi intern skala home industri yang dengannya ukuran produksi sesuai kemampuan memasarkan hasil produksinya. Bagi atau bisa juga dikatakan buat menaikan daya tahan tahu, biasanya para pengrajin tahu mencampurkan bahan pengawet. Akan tetapi, jatah atau bisa juga dikatakan buat mengawetkan tahu sebaiknya di lakukan yang dengannya bahan-bahan yng hening tak memicu penyakit ataupun kematian terhadap pecinta yang dibuat otomotif. Penggunaan bahan-bahan rawan semisal formalin Perlu dihindari. Tahu yng sudah direndam yang dengannya formalin teksturnya selaku kompak serta keras serta kadar airnya makin kagak banyak. Tahu yng punya kualitas baik merupakan punya warna cerah serta bersih, tak keras, tak berbau, mempergunakan pewarna alami semisal kunyit. Pengawetan tahu yng hening serta murah bisa di lakukan yang dengannya mempergunakan bahan kalium sorbat. Tahu yng direndam intern larutan minuman mendidih yng dicampur kalium sorbat 0,3%, punya umur simpen seminggu intern suhu kamar. Cara lain yng biasanya dipakai oleh para pengrajin tahu merupakan yang dengannya merendam intern larutan kunyit yng sudah disaring serta ditambahkan minuman jeruk nipis yng dipanaskan sampai-sampai mendidih. Cara ini bisa mengawetkan tahu selama 3 hari. Industri tahu biasanya betul industri skala rumahan yang dengannya jumlah tenaga kerja kagak banyak kagak makin makin 2-6 orang serta investasi yng diharapkan tak terlalu besar. Teknologi proses pada industri tahu simpel serta gampang dipelajari menjadikan industri tahu bisa dijalankan oleh siapa saja. Industri tahu pun tak memerlukan tempat produksi yng luas serta bisa dijalankan di area perkampungan maupun perkotaan asalkan limbahnya bisa tertangani yang dengannya baik serta tak mengganggu lingkungan. Industri tahu menghasilkan limbah ampas tahu serta limbah cair tak rawan, mau tetapi andai pengelolaannya tak baik dibuang begitu saja ke lingkungan bisa mengganggu kenyamanan lingkungan.
B. Teknik Produksi
Sesudah perlengkapan serta bahan disiapkan, maka proses produksi bisa di lakukan. Langkah-langkah proses produksi tahu merupakan menjdai berikut: 1. Penyortiran Penyortiran kedelai di lakukan jatah atau bisa juga dikatakan buat menghilangkan kotoran-kotoran semisal batuan-batuan kecil, daun-daun ataupun batang tanaman yng terbawa pada kedelai, ataupun kedelai yng cacat, menjadikan cuma kedelai yng punya kualitas kagak jelek alias bagus saja yng dipakai jatah atau bisa juga dikatakan buat proses pembuatan tahu. 2. Perendaman Sesudah didapatkan kedelai disortasi, lantas direndam yang dengannya mempergunakan minuman bersih selama kagak makin makin 8 jam. Pada era perendaman hindaran di kenai oleh bahan kimia semisal sabun, minuman yng menyimpan kandungan kaporit, di kenai garam, ataupun minyak. 3. Pencucian Sesudah direndam, kedelai yng telah mengembang serta lunak lantas dicuci bersih yang dengannya mempergunakan minuman sumur, sebaiknya dicuci pada minuman yng mengalir agar lendirnya terbawa menjadikan kedelai makin bersih. Pencucian bertujuan jatah atau bisa juga dikatakan buat menghilangkan lendir serta sifat asam. 4.Penggilingan. Kedelai yng sudah dicuci lantas digiling yang dengannya mempergunakan engine serta sambil ditambahkan minuman kagak banyak demi kagak banyak sampai-sampai diperoleh bubur kedelai yng berwarna putih. Bubur kedelai ini siap jatah atau bisa juga dikatakan buat direbus. Yang dengannya mempergunakan ember, bubur kedelai yang telah di sebutkan dituangkan ke intern bak perebusan. 5. Perebusan Perebusan di lakukan yang dengannya mempergunakan bak terbuat dari semen yng di dalamnya dilapisi bahan stainless yang dengannya diameter 1 m serta tinggi kagak makin makin 1,2 m. Bak perebusan mempergunakan bensin atau pertamax kayu, sekam, ataupun sisa-sisa gergajian. Penggunakan bensin atau pertamax yang telah di sebutkan makin efesien serta makin cepat dibandingkan yang dengannya mempergunakan gas. Perebusan di lakukan selama kagak makin makin 1 jam, selama perebusan lakukan pengadukan terus menerus. 6. Penyaringan Sesudah mendidih, larutan bubur kedelai yang telah di sebutkan disaring yang dengannya mempergunakan kain kasa yng Amat halus, hasil endapannya ditampung intern sebuah bak semen yng bagian dalamnya dilapisi bahan stainless. Lakukan pemerasan ataupun pengepresan menjadikan sari kedelai bisa terpisahkan yang dengannya optimal, lantas pisahkan ampasnya. Sari kedelai yng sudah tertampung lantas tambahkan minuman, larutkan 3 ml asam cuka jatah atau bisa juga dikatakan buat 1 liter sari kedelai, kagak banyak demi kagak banyak sambil diaduk perlahan-lahan. Asam cuka kadar 70 -90% berfungsi membantu intern penggumpalan sari kedelai. 7. Pencetakan Sesudah sari kedelai mengalami pengendapan serta menggumpal, langkah selanjutnya merupakan melakukan pencetakan. Pencetakan bisa di lakukan yang dengannya mempergunakan cetakan yng terbuat dari kayu berukuran luasnya 40 x 40 cm2 tingginya kagak makin makin 10 cm semisal pada gambar di bawah ini, pada tiap sisi cetakan dibuat lubang jatah atau bisa juga dikatakan buat pengeluaran minuman. Siapkan papan cetakan kosong serta bagian pada dilapisi kain halus serta tipis. Lantas, sari kedelai dituangkan ke cetakan yng telah dilapisi kain tipis yang telah di sebutkan, susun cetakan 2-5 unit, lantas bagian pada nya ditutup yang dengannya papan kayu, cetakan paling pada di kasih pemberat yang dengannya mempergunakan ember yng diisi minuman. 8. Pemotongan Sesudah sari kedelai dipres kagak makin makin 15 menit, menjadikan kadar airnya rendah maka diperoleh tahu intern bentuk lembaran sesuai yang dengannya ukuran cetakannya. Tahu yng masih intern lembaran yang telah di sebutkan pindahkan bersama papan cetakannya serta susun yang dengannya rapi intern ruang pemotongan. Pemotongan Perlu di lakukan segera, menjadikan tahu tak selaku lembek serta basi. Tahu yng masih lembaran, berwarna putih yang telah di sebutkan dipotong-potong yang dengannya mempergunakan pisau stainlees yng tajam. 9. Pengukusan Tahu Tahu yng sudah dipotong-potong lantas dikukus yang dengannya mempergunakan panci. Andai kita menghendaki tahu berwarna kuning, maka bisa di lakukan perebusan tahu yng telah dipotong-potong yang dengannya menambahkan bahan kunyit yng ditumbuk. Tahu yang telah di sebutkan mau berwarna kuning serta punya cita rasa khas makin sejuk. Selain itu, tahu potongan yng masih mentah yang telah di sebutkan pun bisa digoreng yang dengannya ditambahkan bumbu, lantas direndam intern minuman. 10. Pengemasan Tahu yng sudah dikukus kagak makin makin 15-20 menit lantas dikemas yang dengannya mempergunakan plastik yng ditambah minuman agar tahu bisa bertahan kagak makin makin 3-4 hari. Andai kita ingin memasarkan yang dibuat tahu ke supermarket yang dengannya segmen pasar menengah ke pada, maka yang dibuat kita Perlu punya tampilan yng memungut selain cita rasanya enak.
C. Analisis Ekonomi Analisis ekonomi industri tahu pada buku ini mempergunakan asumsi skala keluarga yang dengannya ukuran produksi 50 Kg per hari. Harga bahan baku kedelai yng dipakai Rp.6.000 per Kg. Jumlah tenaga kerja 4 orang. Pemasaran telah berjalan yang dengannya harga jual Rp.5000 per Kg tahu. 1). Perhitungan Biaya Produksi Per Tahun a. Biaya Tetap (Fixed Cost)
| No | Biaya Tetap (Fixed Cost) | Jumlah |
| 1 | Gaji karyawan 12 bulan ( 12 x Rp.2.800.000,-) | Rp. 36.000.000 |
| 2 | Sewa tempat | Rp. 2.000.000 |
| 3 | Penyusutan perlengkapan (12 %) | Rp. 345.000 |
| | Total biaya tetap | Rp. 38.345.000 |
b. Biaya Tak Tetap (Variable Cost)
| No | Biaya Tetap | Biaya Per Bulan | Biaya Per Tahun |
| 1 | Bahan baku kedelai 1300 Kg x Rp. 6000 | Rp. 7.800.000 | Rp. 93.600.000 |
| 2 | Asam cuka @ Rp.12.500 x 20 liter | Rp. 250.000 | Rp. 3.000.000 |
| 3 | Bahan bakar kayu | Rp. 350.000 | Rp. 4.250.000 |
| 4 | Sarana Air | Rp. 100.000 | Rp. 1.200.000 |
| 5 | Sarana Listrik | Rp. 100.000 | Rp. 1.200.000 |
| | Total Variable Cost | Rp.8.600.000 | Rp.103.200.000 |
2). Perhitungan Rugi Laba Per Tahun
| No | Uraian | Per Bulan | Per Tahun |
| 1 | Hasil Penjualan @ Rp. 5000 per Kg x 3250 Kg per bulan | Rp.16.250.000 | Rp. 195.000.000 |
| 2 | Biaya Produksi | Rp.11.795.000 | Rp.141.545.000 |
| | Penghasilan kotor (tanpa memperhitungkan pajak) | Rp. 4.454.500 | Rp. 53.455.000 |
4). Perhitungan Batas Rugi / BEP intern quantity yang dibuat = 16.372 Kg per tahun = 1.364 Kg per bulan = 545,6 Kg bahan baku per bulan = 21 Kg bahan baku per hari
5). Gross Benefit Cost Ratio = BenefitCost = 1,38
D. Kesimpulan Dari hasil analisis yang telah di sebutkan di pada didapatkan berita diantaranya B/C = 1,38 menunjukkan bahwasanya B/C > 1, menjadikan bisa disimpulkan industri tahu layak jatah atau bisa juga dikatakan buat dijalankan.
Sumber : http://www.agrotekno.net/2012/09/industri-tahu-bisnis-modal-kecil-atau.html Sponsored Links loading... Loading... .
Source Articles & Image : petanitop.blogspot.com
Komentar
Posting Komentar