Langsung ke konten utama

Konsep dasar Pengembangan Produk Unggulan dengan Pendekatan One Village On Product (OVOP) di Indonesia

Konsep dasar Pengembangan Produk Unggulan memakai Pendekatan One Village
On Product (OVOP) di Indonesia
. Kamu mesti sering belajar kepada mendapatkan banyak pengetahuan. Disini mau berbagi kepada kalian yang suka memakai keterangan terkini, semoga bisa menjadikan kamu mendapatkan pilihan termulia internal membaca share terbaru.. . Pengembangan Produk Unggulan
yang dengannya Pendekatan OVOP di Indonesia

Kisah berhasil membangun suatu program pengembangan regional yang dengannya pendekatan One Vilage One Product (OVOP) di Jepang serta Thailand mengilhami Gerakan OVOP di sejumlah negara, salah satunya di Indonesia. Adapun nama -nama Gerakan OVOP diberbagai negara rumpang lain di China One Factory One Product, One City One Product, One District One Product, One Village One Treasure, One Town One Product One Capital One Product. OVOP di Philipina dikenal yang dengannya One Barangay One Product serta One Region One Vision. Gerakan The One village One Product (OVOP, Red. Jepang :Isson Ippin Undō) merupakan program pengembangan regional di orang-orang Jepang. Gerakan OVOP ini dimulai di Oita Perfecture tahun 1979 oleh Morihiko Hiramatsu. Dr. Morihiko merupakan pensiunan Ministry of Economy, Trade and industry/METI Jepang, serta pulang ke kampung halaman di perfecture/propinsi Oita. Pada tahun 1997. Belajar dari Desa Oyama serta Yufuin, Morihiko mengembangkan OVOP. Pada tahun 2007 telah ada 51 negara yng mengadopsi OVOP. Pada setiap tanggal 12 Nopember sudah ditetapkan Hari OVOP Internasional. Beliau sudah terpilih selaku gubernur selama 6 periode lantaran keberhasilannya internal mengembangkan OVOP. Tahun 2013 beliau telah mencapai usia 89 tahun.
Dalam konsep OVOP, masyarakat Jepang Perlu bisa menghasilkan barang-barang terpilih yang dengannya nilai tambah tinggi. Satu Desa menghasilkan satu yang diciptakan utama yng kompetitif menjdai suatu bisnis menaikan pendapatan serta standard kehdiupan penduduk di desa yang telah di sebutkan. Diantara yang diciptakan yng sukses dikembangkan yang dengannya pendekatan OVOP di Oita Prefecuture merupakan Jamur Shitake, jeruk kabasu, green house mikan, beef, aji, serta barley (shochu). Jamur Shitake betul satu dari sekian banyaknya semisal yang diciptakan unggulan yng sukses dikembangkan di Oita Prefecture.
OVOP merupakan suatu gerakan bukan proyek. Di Oita, Pemda Oita tak mengantongi dana / subsidi khusus serta proyek khusus ihwal OVOP. Pemda Oita berusaha membangkitkan semangat Pemda local agar orang-orang menciptakan sesuatu yng dibanggakan bersama lokalitas masing-masing. Pemda local Perlu mempergunakan serta memanfaatkan subsidi umum yng ada. Pemda Oita menyediakan lembaga riset alokasi atau bisa juga dikatakan kepada teknologi local serta mempromosikan yang diciptakan local ke pasar luar (semisal Tokyo). Gerakan OVOP bukan satu-satunya kebijakan pembangunan daerah. Semisal di Oita : tetap berusaha mengutip investor dari luar. Butuh pemberian semangat alokasi atau bisa juga dikatakan kepada desa-desa yng tak mampu mengutip investor.
Tujuan Utama OVOP :
Kemandirian Masyarakat serta Pemerintah membantu siapa yng berusaha mampu berdiri diatas kaki sendiri

OVOP merupakan cara menigkatkan kesejahteraan masyarakat Dia berkunjung ke kantong kemiskinan alokasi atau bisa juga dikatakan kepada mengidentifikasi potensi lokal, serta melibatkan stakeholders alokasi atau bisa juga dikatakan kepada berkoordinasi serta bersynergi internal penyusunan rencana aksi/Action Plan bagaimana mengembangkan yang diciptakan lokal yang diciptakan yang dengannya solusi added value serta solusi hulu sampai hilir. Peranan Pemda Propinsi alokasi atau bisa juga dikatakan kepada R&D, serta Pemda Kab/kota alokasi atau bisa juga dikatakan kepada promosi, desain, capacity building ujung-ujungnya peningkatan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat.
Jamur Shitake di Oyama Oyama merupakan daerah termiskin, pemilikan tanah petani rata-rata cuma 0,4 ha, serta di Oyama ada pohon-pohon besar berpotensi alokasi atau bisa juga dikatakan kepada pengembangan jamur Shitake. Hasil kajian Jamur Shitake memberikan manfaat alokasi atau bisa juga dikatakan kepada penyembuhan kanker serta penurunan kolesterol. Shitake dikembangkan oleh tenaga ahli dari Perguruan Tinggi setempat, serta diperkenalkan kepada masyarakat di Oyama. Pada awal mulanya tingkat resistensi masyarakat tinggi, cuma 2-3 orang saja yng berpartisipasi. Yang dengannya ada sentuhan teknologi, packaging, serta promosi pemda lewat media massa, permintaan pasar meningkat serta fanastisme pembeli meningkat. Pada tahun 2009 harga jamur shitake kering US $ 280/kg , bandingkan yang dengannya harga kendaraan beroda empat Toyota cuma US $ 19/kg. Peningkatan Value added yng luar biasa! Hal ini tentunya menaikan pendapatan para petani secara signifikan. Pada tahun 2001, Jamur Shitake ini menguasi 28 % pangsa pasar domestik.Khusus Jamur Shitake, Dipta (2011) mengemukakan Gerakan OVOP sukses menaikan pendapatan petani setempat yang dengannya kenaikan harga Jamur Shitake.
Jamur shitake mengantongi ukuran yng tak besar dibanding jamur yng lain semisal jamur tiram. Jamur shitake di pasaran mengantongi harga yng tak murah, mengapa mampu tak murah padahal bentuknya kecil? sebenarnya selain rasanya yng oke punya, jamur shitake mengantongi manfaat yng cukup besar buat kebugaran atau kesehatan. Jamur shitake kaya hendak protein yng tentunya berperan baik alokasi atau bisa juga dikatakan kepada menunjang kebugaran atau kesehatan tubuh, selain protein jamur shitake pun mengantongi kandungan asam amino yng di perlukan tubuh semisal thiamin, riboflavin serta niachin, serta mengantongi kandungan enzim serta kadar jenis serat. Kandungan ergosterol internal jamur shitake hendak di olah oleh tubuh selaku vitamin D sesudah kulit di kenai sinar matahari, menjadikan jamur shitake bisa selaku sumber vitamin D alokasi tubuh. Asam amino yng terkandung internal jamur shitake bisa membantu menaikan system kekebalan tubuh, mengatasi gangguan pencernaan, hati serta melancarkan peredaran darah.
Dari temuan para ahli kebugaran atau kesehatan, didapati kandungan letinan internal jamur shitake yng bisa berfungsi selaku anti kanker. Jamur shitake pun bisa membantu mengobati tekanan darah tinggi, mengurangi kadar kolesterol darah serta pun bisa menyehatkan jantung. Malah sebenarnya jamur shitake ini bisa membantu menaikan penampilan. jamur shitake bisa membantu melancarkan peredaran darah di daerah wajah menjadikan kulit wajah selaku sehat, halus serta kencang. Selain itu pun bisa menyehatkan rambut. Kelebihan itulah yng diangkat oleh Morihiko Hiramatsu internal pendekatan OVOP, menjadikan orang berlomba-lomba alokasi atau bisa juga dikatakan kepada mencari tahu serta membelinya.
Prinsip OVOP
Morihiko berpendapat bahwasanya OVOP mengantongi 3 prinsip rumpang lain merupakan
  1. Local yet global; yaitu bagaimana masyarakat bisa berpikir Global yang dengannya bertindak lokal. Pada mulanya masyarakat mengembangkan yang diciptakan khas/uniek yng baik yang dengannya kualitas unggul, kemasan baik, manfaat luar biasa yng tak bisa digantikan yang dengannya yang diciptakan lain/product differential. Lambat laun yang diciptakan yang telah di sebutkan bisa mengantongi pembeli yng fanatik di internal negeri yng selanjut berkembang ke pasar ekspor. Shitake pada tahun 2009 sudah dieksport sebanyk 30% dari total pemasaran.
  2. Mampu berdiri diatas kaki sendiri, kreatif serta inovatif ; Pemerintah memberikan aneka macam fasilitas cuma alokasi atau bisa juga dikatakan kepada pengembangan yang diciptakan yang dengannya program program yng kompetitif yng terseleksi secara ketat. One Village One Product dimaksudkan bukan satu desa satu yang diciptakan melainkan setiap desa terpilih satu yang diciptakan yng difasilitasi oleh pemerintah alokasi atau bisa juga dikatakan kepada dikembangkan. Program yng mencerminkan kemandirian, kreativitas serta inovatif dari masyarakat yng diprioritaskan alokasi atau bisa juga dikatakan kepada difasilitasi. Sebaliknya, program OVOP yng difaslitasi menghindari bantuan-bantuan yng hendak mencederai semangat kemandirian, kreativitas serta inovasi masyarakat yng memperhalang kesuksesan program OVOP jangka panjang. Study APEC memberikan kesimpulan bahwasanya subsidi pemerintah menciptakan ketergantungan masyarakat serta menurunnya semangat berwirausaha. Sebaiknya pemerintah fokus pada penciptaan iklim kondusif berusaha semisal regulasi, R&D, capacity building, serta promosi yang diciptakan.
  3. Capacity Building: Prinsip ketiga pendapat dari Morihiko bahwasanya pengembangan dayaserap Perlu senantiasa di lakukan alokasi atau bisa juga dikatakan kepada mengikuti perkembangan jaman; teknologi, yang diciptakan, fashion, serta desain. Capacity building internal Penerapan Teknologi cloud computing hendak mengurangi biaya pengembangan yang diciptakan yang dengannya joint provider/web/provider ditambah pelayanan lain-lainnya. Capacity building internal menaikan semangat berkoperasi terus dikembangkan. Membagikan pengalaman paling baik internal pengembangan bisnis-bagaimana mengembangkan yang diciptakan serta penetrasi pasar- pada acara makan siang/malam bersama para bagian koperasi terus di lakukan. Lebih jauh bisnis kolaborasi internal wadah koperasi diantara bagian koperasi Amat penting, semisal di Yufin, koperasi beranggotakan cuma 700 orang yng sebagian besar telah ke Bali, telah mengantongi asset mencapai Rp 23 Trilyun pada usaha sektor pertanian, mengantongi 5 mini market, 5 restauran. Ketua pengurus koperasi lulusan S3 bidang ekonomi yang dengannya leadership ketua Amat baik.

OVOP di Thailand Gerakan sejenis OVOP pun dikembangkan di Thailand yang dengannya nama One Tambon One Product (OTOP) Lebih lanjut Wikipedia-The Free Encyclopedia (2011) menyebutkan bahwasanya One Tambon One Product (OTOP) merupakan program stimulus kewirausahaan lokal yng didisain oleh Perdana Menteri Thailand, Taksin Sinawat tahun 2001-2006. Program ini ditujukan alokasi atau bisa juga dikatakan kepada mendukung yang diciptakan-yang diciptakan lokal yng unik serta dipasarkan oleh Thambon (subdistrict) . Program ini dijalankan sesudah melihat Jepang sukses menjalankan program One Vilage One Product (OVOP). OTOP di Thailand membantu masyaakat pedesaaan alokasi atau bisa juga dikatakan kepada memperbaiki kualitas yang diciptakan lokal serta pemasarannya lewat penyediaan promosi di tingkat lokal serta internasional. Dalam menjalankan program ini, pendekatan OTOP Thailand dimulai yang dengannya memilih satu yang diciptakan yng paling superior diantara yang diciptakan-yang diciptakan yng ada di desa itu, serta setiap yang diciptakan diberikan branding a "bintang yang diciptakan OTOP". Produk-yang diciptakan OTOP Thailand mencakup kerajinan, pakaian cotton serta sutra, barang-barang tembikar, asesori fashion, barang-barang keluarga, serta makanan. Sesudah Junta Militer berkuasa, program OVOP di batalkan serta dikembalikan serta diberi nama lain. Selanjutnya Ovop Thailand klik di bawah ini
http://www.asiaseed.org/apec2006sme/presentation_pdf/session1_natiya_1.pdf
OVOP Indonesia
Pendekatan OVOP di Indonesia tak jauh berbeda yang dengannya apa yng sudah di lakukan di Jepang serta Thailand. Implementasi OVOP di negara kita mengikuti suatu konsep program membangun suatu regional, siapa tahu mampu tingkat desa , kecamatan, kota serta selanjutnya memilih satu yang diciptakan utama yng diperoleh dari kreativitas masyarakat desa. Pendekatan OVOP pun mempergunakan sumberdaya lokal, mengantongi kearifan lokal serta berharga tambah tinggi. Produk-yang diciptakan yng dipilih selaku Gerakan OVOP tak cuma internal bentuk tangible product, namun pun internal wujud intangible product, misalnya yang diciptakan-yang diciptakan budaya serta kesenian khas daerah yng mengantongi nilai jual tinggi secara global. Husaini (2011) mengemukakan bahwasanya OVOP internal bentuk konsep SAKA SAKTI ( Satu Kabupaten/Kota Satu Kompetensi Inti) yakni suatu konsep yng dikembangkan internal rangka membangun daya saing suatu daerah yang dengannya menciptakan kompetensi inti alokasi daerah yang telah di sebutkan agar bisa bersaing di tingkat global. Konsep ini Amat dibutuhkan agar sumber daya serta kemampuan yng dimiliki oleh daerah diarahkan alokasi atau bisa juga dikatakan kepada menciptakan kompetensi inti. Ada dua konsep internal membangun kompetensi inti lewat pendekatan Gerakan OVOP. Pertama, konsep membangun yang diciptakan unggulan yakni mengembangkan yang diciptakan lokal yng mengantongi keunggulan dari sisi keunikan, kekhasan, kemanfaatan yng bertambah besar alokasi pemakain yang diciptakan serta memberikan keuntungan yng besar penghasil yang diciptakan yang telah di sebutkan. Kedua, konsep membangun kompetensi inti daerah, internal hal ini daerah Perlu memilih kompetensi inti daerah yng bersangkutan dilihat dari keunikan, kekhasan daerah, kekayaan sumberdaya segenap, kesempatan alokasi atau bisa juga dikatakan kepada menembus pasar internasional serta dampaknya.
Gerakan OVOP di Indonesia sudah selaku prioritas pembangunan nasional. pengambangan Hal ini didukung yang dengannya ditetapkannya Inpres No. 5 Tahun 2008 ihwal Fokus Program Ekonomi Tahun 2008-2009 menjdai kelanjutan dari Ipres No. 6 Tahun 2007 Ihwal Kebijakan Percepatan Pengembangan Sektor Riil serta Pemberdayaan Bisnis Mikro Kecil serta Menengah (UMKM). Inpres yang telah di sebutkan ditujukan alokasi atau bisa juga dikatakan kepada mendorong efektifitas pengembangan One Village One Product (OVOP). Sasaran Gerakan OVOP di Indonesia merupakan berkembangnya sinerji produksi serta pasar. Melalui Inpres ini seluruh Kementerian, Gubernur serta Bupati/Walikota berkorodinasi serta secara bersama mensukseskan Gerakan OVOP.
Dalam rangka menindaklanjuti Inpres yang telah di sebutkan, pada tahun 2007 Menteri Perindustrian sudah menerbitkan Aturan Menteri Perindustrian No. 78/M-IND/PER/9/2007 Ihwal Peningkatan Efektivitas Pengembangan Industri Kecil serta Menengah (IKM) lewat Pendekatan Satu Desa Satu Produk (OVOP). Sasaran program pendekatan OVOP yng di lakukan Kementerian Perindustrian merupakan industri kecil serta menengah (IKM) di sentra-sentra IKM yng menghasilkan yang diciptakan-yang diciptakan paling baik.
Kementerian Koperasi serta UKM sudah menetapkan OVOP menjdai Indikator Kinerja Utama (IKU) internal mengukur kesuksesan program Kementerian Koperasi serta UKM 2010-2014. Pada tahun 2010 -2014 Kementerian Koperasi serta UKM sudah menargetkan milestone OVOP di 100 Kabupaten/ Kota di seluruh Indonesia. Gerakan OVOP betul suatu Gerakan nasional serta bersifat lintas sektoral, serta melibatkan instansi-instansi terkait.
Landasan Hukum OVOP
  1. Undang-undang Nomor 25 tahun 1992, Ihwal Perkoperasian. Serta Undang-undang Nomor 20 tahun 2008, Ihwal Bisnis Mikro, Kecil Serta Menengah.
  2. Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2007 Ihwal Percepatan Sektor Riil serta Pembangunan Bisnis Mikro Kecil serta Menengah tanggal 8 Juni 2007 yng mengamanatkan pengembangan pusat lewat pendekatan One Village One Product (OVOP).
  3. Keputusan Rapat Kerja Kementerian Koperasi serta UKM yang dengannya Komisi VI DPR-RI tahun 2008 agar program OVOP bisa dikembangkan di Provinsi lain.
  4. Sudah diamanatkan internal Program Kerja 100 hari Kabinet Indonesia Bersatu II.
  5. Sudah ditetapkan tonggak pencapaian key development milestone alokasi atau bisa juga dikatakan kepada periode pertama Tahun 2010 – 2014 : 100 OVOP sukses.
  6. Arahan Menteri Negara Koperasi serta UKM internal Rapat Pimpinan (Rapim) serta Rapat Koordinasi Nasional Tahun 2010.
Milestones OVOP di aneka macam daerah. Kamu bisa melihat kadar implementasi pendekatan OVOP di Indonesia. 1. Asparagus Badung Bali http://asparagusovopbali.blogspot.com/ 2. Kopi Tanggamus Lampung http://ovopkopilampung.blogspot.com/ 3. Coklat Palopo Sulawesi Selatan
http://palopoovop.blogspot.com/
Sumber : http://gerakanovop.blogspot.co.id
Sponsored Links loading... Loading... .

Source Articles & Image : petanitop.blogspot.com





Komentar

Postingan populer dari blog ini

12 Contoh Peluang Usaha yang Menjanjikan di Desa

12 Contoh Peluang Usaha yang Menjanjikan di Desa . Kamu wajar sering belajar kepada mendapatkan banyak pengetahuan. Disini mau berbagi kepada kalian yang suka pada berita terkini, semoga bisa menjadikan kamu mendapatkan pilihan utama intern membaca share terbaru.. . Tinggal di desa bukan berguna kita tak mampu berkembang serta kalah dari orang yng tinggal di kota. Sebetulnya peluang jatah atau bisa juga dikatakan kepada selaku orang berhasil tak cuma ada di kota, bakal tetapi di desa/kampung peluang selaku berhasil pun terbuka lebar. Tentunya seluruh itu butuh perjuangan serta kerja keras, lantaran berada di manapun kita, selama kita tak mau berusaha maka keberhasilan tak bakal pernah datang menemui kita. Lalu bisnis apa saja yng mampu di lakukan di desa yang dengannya modal kecil? yang bakal di sajikan kali ini aku sudah mengumpulkan 7 semisal bisnis di desa yng mampu kamu coba, mudah-mudahan kamu terinspirasi. Semisal Bisnis di Kampung Menjanjikan 1. Jualan Pulsa Elektrik Andai...

Cara Membuat Pakan Alternatif Ternak Bebek dan Entok

Cara Membuat Pakan Alternatif Ternak Bebek atau Entok . Kamu perlu sering belajar bakal mendapatkan banyak pengetahuan. Disini mau berbagi kepada kalian yang suka memakai berita terkini, semoga bisa menjadikan kamu mendapatkan pilihan utama internal membaca share terbaru.. . Entok mampu dikatakan menjdai hewan pemakan segalanya, unggas ini Amat efisien internal merubah segala jenis pakan menjelma daging. Dalam kondisi pakan enggak baik sekalipun entok mampu berproduksi yang dengannya baik, itulah satu dari sekian banyaknya keunggulan dari bebek serati ini. Selain itu entok pun menyimpan sifat pengeraman menjadikan pada budidaya secara konvensional Suka kali entok dipakai menjdai engine tetas telur bebek. Harga jual telur hewan ternak ini pun bertambah tinggi dari harga telur ayam ras. Yang dengannya aneka macam keunggulan itu sebenarnya populasi entok di Indonesia jauh bertambah rendah bila dibandingkan yang dengannya populasi ayam broiler, kenapa demikian? Hal itu lantaran masa peri...

Inilah Batasan Sabar

Inilah Batasan Sabar . Kamu wajar sering belajar porsi mendapatkan banyak pengetahuan. Disini mau berbagi kepada kalian yang suka bersama berita terkini, semoga bisa menjadikan kamu mendapatkan pilihan utama internal membaca share terbaru. Wartaislami.com ~ Di rumpang sifat yang paling mulia serta utama sepatutnya sabar. Keutamaan sifat ini banyak disebutkan internal Al-Qur’an, hadits, serta penjelasan para ulama. Menurut Al-Ghazali, setidaknya ada kuranglebih tujuh puluh makin keterangan Al-Qur’an terkait sifat keutamaan sabar, anjuran sabar, serta ganjaran yang mau diperoleh orang yang senantiasa menjaga kesabaran. Saking mulianya tabiat ini, tak heran bila kesabaran selalu diidentikkan bersama keimanan. Seperti yang dikatakan Sahabat Ali bin Abi Thalib RA, “Ketahuilah bahwa kaitan rumpang kesabaran serta keimanan sepatutnya ibarat kepala serta tubuh. Jika kepala manusia sudah enggak ada, secara langsung tubuhnya juga enggak mau berfungsi. Demikian pula bersama kesab...