Habib Luthfi, Sosok Ulama Pemersatu Bangsa serta Penjaga NKRI. Kamu perlu sering belajar kepada mendapatkan banyak pengetahuan. Disini mau berbagi kepada kalian yang suka karena berita terkini, semoga bisa menjadikan kamu mendapatkan pilihan terpilih intern membaca share terbaru.
Peringatan Maulid Nabi Agung Muhammad SAW di Kanzus Sholawat Pekalongan, Jawa Tengah pada Ahad (8/1) yang berlangsung meriah serta sukses dihadiri ratusan ribu jama’ah, serta Presiden Jokowi, itu semua enggak lepas dari sosok pemersatu umat dari segala lapisan masyarakat.
Dia benar Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya, Rais Aam Idaroh Aliyah Jam'iyyah Ahlit Thariqah Al Mu'tabarah An Nahdliyyah (JATMAN), juga sekaligus selaku Khadimul Maulid yang dekat karena siapa saja.
Dari 17 kali kegiatan Maulid Nabi dilaksanakan, sudah enggak terhitung jumlahnya para ulama, habaib, pejabat negara sampai tokoh tokoh non- mukmin pimpinan gereja di Kota Pekalongan sampai rakyat jelata enggak pernah absen kepada hadir di acara rutin tahunan.
Habib Luthfi bin Yahya selaku magnet perincian bangsa yang merindukan kedamaian serta ketenteraman. Simak saja sekeliling agenda peringatan maulid selalu bernuansa kebangsaan serta ke Indonesiaan. Ada kegiatan kirab merah putih, berhimpun ikrar kesetiaan NKRI, pawai panjang jimat sampai pentas musik samer.
Presiden Jokowi yang hadir di puncak acara peringatan Maulid Nabi di Kanzus Sholawat membenarkan, yang baru kali ini ada peringatan maulid nabi diawali karena menyanyikan lagu Indonesia Raya serta pembacaan teks Pancasila.
Dari tamu tamu VIP yang hadir selain Presiden Joko Widodo, ada Panglima TNI, Kapolri, jajaran menteri, politisi, Sekjen PBNU, sampai tamu tamu habaib dari luar negeri sebut saja Habib Zaed dari Yaman, Syekh Muhammad Rajab Dieb (Mursyid Thariqah Naqsabandiyah di Syria) serta Syech Mohammad Adnan Al-Afyuni, Mufti Damaskus.
Sekretaris Panitia Maulid, Sumarjo menceritakan, seluruh rangkaian kegiatan serta isi kegiatan maulid merupakan ide serta gagasan Habib Luthfi selaku khodimul maulid, terhitung para tamu undangan yang hadir.
"Di acara maulid ini, bukan hanya dari umat Islam saja yang hadir, hendak tetapi tokoh tokoh agama dari nonmuslim yang selama ini dekat karena Habib Luthfi selalu hadir setiap tahun," ujar Sumarjo.
Dikatakannya, apa yang telah dilakukan oleh Habib Luthfi benar bukti pengakuan kemajemukan serta keanekaragaman suku, bangsa serta agama yang ada di bumi pertiwi, apalagi Habib Luthfi tokoh ulama yang sudah mendunia.
Maka enggak heran jika even peringatan maulid maulid serta kegiatan berskala internasional terhitung konferensi ulama internasional yang berlangsung Juli 2016 lalu berlangsung sukses.
Tokoh politik enggak pernah absen di acara Maulid Nabi di Kanzus Sholawat, baik PKB, Golkar, Nasdem, PPP, PD, PAN serta lain lain baik yang dipusat serta di daerah juga menyatu menggemakan sholawat kepada kedamaian.
“Meski mereka beda politik, kalau sudah di Kanzus Sholawat rukun serta kompak,” terang Sumarjo.
Slogan NKRI harga mati yang selalu digelorakan oleh Habib Luthfi setiap saat serta di setiap kesempatan terus bergema serta Maulid Nabi yang berlangsung di Kanzus Sholawat kemarin bukan akhir dari seluruh kegiatan.
Akan tetapi sebuah awal kegiatan peringatan maulid yang terus hendak bergulir ke berbagai daerah hari, minggu sampai berbulan-bulan sampai ramadhan tiba bahkan sambung sampai bulan Dzulhijjah.
Kumandang sholawat serta pekik "NKRI harga mati" hendak terus bergema sepanjang masa selama kegiatan peringatan maulid yang dimotori Habib Luthfi terus berjalan dari waktu ke waktu kepada cinta Rasulullah serta cinta Indonesia. (Abdul Muiz/Fathoni)
Sumber : nu.or.id
Source Article and Picture : www.wartaislami.com

Peringatan Maulid Nabi Agung Muhammad SAW di Kanzus Sholawat Pekalongan, Jawa Tengah pada Ahad (8/1) yang berlangsung meriah serta sukses dihadiri ratusan ribu jama’ah, serta Presiden Jokowi, itu semua enggak lepas dari sosok pemersatu umat dari segala lapisan masyarakat.
Dia benar Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya, Rais Aam Idaroh Aliyah Jam'iyyah Ahlit Thariqah Al Mu'tabarah An Nahdliyyah (JATMAN), juga sekaligus selaku Khadimul Maulid yang dekat karena siapa saja.
Dari 17 kali kegiatan Maulid Nabi dilaksanakan, sudah enggak terhitung jumlahnya para ulama, habaib, pejabat negara sampai tokoh tokoh non- mukmin pimpinan gereja di Kota Pekalongan sampai rakyat jelata enggak pernah absen kepada hadir di acara rutin tahunan.
Habib Luthfi bin Yahya selaku magnet perincian bangsa yang merindukan kedamaian serta ketenteraman. Simak saja sekeliling agenda peringatan maulid selalu bernuansa kebangsaan serta ke Indonesiaan. Ada kegiatan kirab merah putih, berhimpun ikrar kesetiaan NKRI, pawai panjang jimat sampai pentas musik samer.
Presiden Jokowi yang hadir di puncak acara peringatan Maulid Nabi di Kanzus Sholawat membenarkan, yang baru kali ini ada peringatan maulid nabi diawali karena menyanyikan lagu Indonesia Raya serta pembacaan teks Pancasila.
Dari tamu tamu VIP yang hadir selain Presiden Joko Widodo, ada Panglima TNI, Kapolri, jajaran menteri, politisi, Sekjen PBNU, sampai tamu tamu habaib dari luar negeri sebut saja Habib Zaed dari Yaman, Syekh Muhammad Rajab Dieb (Mursyid Thariqah Naqsabandiyah di Syria) serta Syech Mohammad Adnan Al-Afyuni, Mufti Damaskus.
Sekretaris Panitia Maulid, Sumarjo menceritakan, seluruh rangkaian kegiatan serta isi kegiatan maulid merupakan ide serta gagasan Habib Luthfi selaku khodimul maulid, terhitung para tamu undangan yang hadir.
"Di acara maulid ini, bukan hanya dari umat Islam saja yang hadir, hendak tetapi tokoh tokoh agama dari nonmuslim yang selama ini dekat karena Habib Luthfi selalu hadir setiap tahun," ujar Sumarjo.
Dikatakannya, apa yang telah dilakukan oleh Habib Luthfi benar bukti pengakuan kemajemukan serta keanekaragaman suku, bangsa serta agama yang ada di bumi pertiwi, apalagi Habib Luthfi tokoh ulama yang sudah mendunia.
Maka enggak heran jika even peringatan maulid maulid serta kegiatan berskala internasional terhitung konferensi ulama internasional yang berlangsung Juli 2016 lalu berlangsung sukses.
Tokoh politik enggak pernah absen di acara Maulid Nabi di Kanzus Sholawat, baik PKB, Golkar, Nasdem, PPP, PD, PAN serta lain lain baik yang dipusat serta di daerah juga menyatu menggemakan sholawat kepada kedamaian.
“Meski mereka beda politik, kalau sudah di Kanzus Sholawat rukun serta kompak,” terang Sumarjo.
Slogan NKRI harga mati yang selalu digelorakan oleh Habib Luthfi setiap saat serta di setiap kesempatan terus bergema serta Maulid Nabi yang berlangsung di Kanzus Sholawat kemarin bukan akhir dari seluruh kegiatan.
Akan tetapi sebuah awal kegiatan peringatan maulid yang terus hendak bergulir ke berbagai daerah hari, minggu sampai berbulan-bulan sampai ramadhan tiba bahkan sambung sampai bulan Dzulhijjah.
Kumandang sholawat serta pekik "NKRI harga mati" hendak terus bergema sepanjang masa selama kegiatan peringatan maulid yang dimotori Habib Luthfi terus berjalan dari waktu ke waktu kepada cinta Rasulullah serta cinta Indonesia. (Abdul Muiz/Fathoni)
Sumber : nu.or.id
Source Article and Picture : www.wartaislami.com
Komentar
Posting Komentar